Kendari, 14/6 (ANTARA) – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Sulawesi Tenggara (Sultra) merebut tiga tiket PON XVII 2008.
Ketua bidang pembinaan prestasi Forki Sultra, Jaharuddin di Kendari, Kamis, mengatakan, tiga kelas yang jadi harapan perolehan medali cabang karate adalah kelas 80 kg ke atas, kelas 60-65 kg dan kata beregu putri.
Pada kelas 80 kg ke atas direbut atas perjuangan karateka senior, Gamsir, kelas 60-65 kg melalui Maliki dan Kata Beregu Putri bermaterikan Andi Anita, Meryanti dan Hartina.
“Perolehan tiga tiket PON tidak menggembirakan tetapi harus diterima karena itulah hasil maksimal yang dibuat atlet dan pelatih,” kata Jaharuddin yang juga mantan karateka nasional.
Tiga kelas yang diprediksi lolos PON, namun gagal adalah Fatma (kelas 60 kg ke atas), Dian Malfinas (kelas 48 kg ke bawah) dan Husniati (kelas 60 kg ke bawah).
Tiga faktor kegagalan tiga karateka putri Sultra melaju ke PON XVII 2008 adalah rejeki, kepemimpinan wasit dan stamina yang tidak bagus, katanya.
Selain mengamankan tiket PON VII, nomor Kata Beregu Putri, juga berhasil merebut medali perungu pada babak prakualifikasi PON XVII di Solo, Jateng.
Pada PON XVI Palembang, 2004 lalu, nomor Kata Beregu Putri menyumbangkan medali perunggu bagi kontingen Sultra.
“Medali perunggu sudah menjadi langganan trio karateka putri terbaik Sultra. Medali perunggu disabet pada PON XVI Palembang 2004, Kejurnas Piala KASAD 2006 dan pra PON XVII di Solo, Jateng,” katanya. (ant/zallu)
——————————————————————————–
© 2003, Teknologi Informasi Kompas.




