
dok.www.dedeyusuf.com
BANDUNG, (PRLM).- Kabar gembira datang buat insan beladiri karate Jawa Barat. Pasalnya, pembina cabang olah raga karate sekaligus Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf, bertekad membangun sebuah sarana olah raga yang diperuntukkan bagi kemajuan prestasi olahraga beladiri karate, di Jawa Barat.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri penutupan Kejuaran Daerah (Kejurda) Forki Jabar, yang dihajat di GOR Banung, Jalan Jakarta, Minggu (22/2) kemarin. “Karate akan kita kembangkan sebagai salah satu cabor unggulan. Kita akan membangun Bale Laga Satria, agar bisa memicu prestasi di olah raga karate. Gelanggang ini nantinya akan menjadi sport center untuk berlatih dan bertanding. Kalau bisa, dimiliki oleh provinsi sehingga bisa dipakai oleh seluruh kabupaten dan kota,” katanya.
Dede menegaskan pembangunan setidaknya pembangunan harus mulai dilakukan pada 2010. Dengan demikian, Jawa Barat bisa meningkatkan raihan medali emas dari cabor karate pada PON 2012 nanti.
Sementara itu, Pengurus Cabang (Pengcab) Karate Kab. Bogor dan Kab. Majalengka terancam tidak bisa mengikuti Pekan Olah Raga Daerah (Porda) 2010, setelah absen tanpa keterangan di ajang Kejurda Siliwangi Cup, 20-22 Februari. Dede secara tegas mengatakan pengda Forki tidak segan untuk mencoret kedua pengcab tersebut dalam perhelatan Porda tahun depan.
“(Kejuaraan) Ini adalah seleksi awal Porda, jadi seluruh peserta saat ini berhak mengikutinya. Kalau perlu, yang tidak ikut tidak usah ikut Porda,” ujarnya.
Inkanas Juara Umum
Perguruan Inkanas tampil sebagai juara umum pada Kejuaraan Daerah Karate Piala Siliwangi sekaligus simulasi Porda 2010. Pada penyelenggaraan terakhir, Minggu (22/2), di GOR Bandung Jln. Jakarta Kota Bandung, Inkanas berhasil mengoleksi 4 medali emas, 1 perak, dan 4 perunggu, unggul tipis atas Kab. Bekasi yang mengumpulkan 4 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Medali emas penentu kemenangan diraih pada kategori kumite beregu putri kemarin setelah berhasil mengalahkan tim Kab. Bandung dengan skor 3-1. Sementara itu, Kab. Bekasi yang memimpin kejuaraan sejak hari pertama tidak mampu menambah jumlah tiga emas yang mereka kumpulkan pada hari pertama dan kedua.
Kab. Bandung Barat menempati posisi ketiga dengan 3 emas, 3 perak, dan 3 perunggu diikuti juara umum tahun lalu Kota Bandung yang tercecer pada posisi keempat dengan 1 emas, 4 perak, dan 5 perunggu.
Sementara itu, tim kumite beregu putra KKI gagal melaju ke babak final, setelah dikalahkan Kab. Bandung pada perebutan pool kumite beregu. Hasilnya, KKI harus puas menempati Juara 3 bersama, setelah kalah tipis 3-2 dari Kab. Bandung. ***