Bandarlampung, – Menteri Dalam Negeri Mardiyanto meminta para peserta Kejuaraan Nasional Karate Junior di Bandarlampung, untuk menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung pada 31 Juli-2 Agustus 2009.
“Jaga sportivitas,” kata Mardiyanto ketika membuka Kejuaraan Nasional Karate Junior yang diikuti 1.500 atlet dari seluruh Tanah Air yang memperebutkan Piala Mendagri ke-13 serta Piala Mendiknas ke-2 di Bandarlampung, Jumat.
Pada acara pembukaan Kejurnas itu, Mendagri Mardiyanto didampingi Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Hendardji Soepandji. Pada Acara pembukaan tersebut, Ketua Umum PB Forki Luhut Panjaitan berhalangan hadir.
Mendagri mengatakan, tujuan Kejurnas itu adalah untuk melahirkan karateka-karateka muda yang sportif, kreatif, cerdas, serta bersikap ksatria. “Kejurnas ini adalah untuk melahirkan atlet-atlet karateka yang sportif, kreatif, ksatria serta cerdas,” kata Mardiyanto yang juga didampingi Gubernur Lampung Sjachroedin ZP serta Kepala Pusat Penerangan/Juru Bicara Depdagri Saut Situmorang.
Kejurnas yang diikuti 1.500 atlet itu terbagi dalam beberapa kategori antara lain kelompok usia dini, kelompok pra pemula, kelompok pemula, junior serta cadet.
Dalam kesempatan itu, Mendagri menyampaikan terimakasih kepada para gubernur yang telah membantu pengiriman atlet dari daerahnya masing-masing.
Para karateka itu datang dari berbagai daerah mulai dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Papua, DKI Jakarta, Jawa Barat, Gorontalo, Maluku, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Kepulauan Riau, serta tuan rumah Provinsi Lampung.
Acara pembukaan Kejurnas itu berlangsung di Gelanggang Olah Raga (GOR) Saburai Enggal, Bandarlampung. Ant
JAKARTA, BANZAI–Kabar duka datang dari keluarga besar KKI Bekasi. Ibunda dari Sempai Zulkarnaen Siregar dan Machdar Alfian –keduanya pelatih KKI Bekasi–telah meninggal dunia pada Rabu (15/7) dini hari di usia 76 tahun. Kami keluarga besar KKI Cabang Kopo mengaturkan belasungkawa atas kepergian ibunda tercinta. Semoga amal ibadah beliau diteima Allah SWT. Kepada yang ditinggalkannya, semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan. 



