Archive for August, 2009

Karate Gagal Total!

Posted in WARTA TATAMI with tags on August 8, 2009 by kushinryu

BANGKOK, KOMPAS.com – Karateka Indonesia gagal meraih hasil maksimal pada laga pertama di Asian Martial Arts Games I di Bangkok Thailand, (6/8). Donny Darmawan yang turun di kelas 60 kilogram menyerah 1-2 (5-5) dari karateka asal Kuwait, Qasem Mohammad di babak perempatfinal.

Penampilan Donny melawan Qasem sebenarnya cukup baik dengan gaya oitsuki dan giautsuki. Perlahan namun pasti Donny mendulang angka satu per satu dan membuat keunggulan 5-3.

Petaka terjadi ketika pertandingan tinggal menyisakan 14 detik. Secara bersamaan Donny harus menerima pukulan lawan serta hukuman dari wasit karena dinilai sengaja menghindar dengan mundur.

Akibatnya Qasem diuntungkan dan diberi tambahan dua angka, sehingga kedudukan menjadi 5-5 yang bertahan sampai waktu normal selesai. Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Di awal laga, Donny kembali kecolongan dan bahkan tertinggal 2-0.

Dia baru bisa bangkit dan membuat satu angka saat pertandingan tersisa satu menit. Harapan Donny melaju ke semifinal akhirnya kandas setelah sampai laga usai gagal menambah angka.

Pelatih Karateka Syamsudin merasa kecewa dengan keputusan juri. Menurutnya, Donny tidak layak diganjar pelanggaran karena dia mundur bukan karena menghindar tetapi karena kena pukulan. Saya sang at menyayangkan keputusan juri dan tidak seharusnya Donny kalah. Walau demikian kami tidak akan protes, ujar Syamsudin.

Hasil mengecewakan juga diraih karateka putri Indonesia Dyah Puspitasari. Turun di kelas 50 kilogram, Dyah langsung tersingkir di babak pertama oleh karateka tuan rumah Torrattana Wathana Yanisa dengan skor telak 8-1.

Di cabang karate Indonesia masih menyisakan lima kelas yang empat kelas di antaranya akan dimainkan hari Jumat ini. Juara SEA Games XXIV, Ismail Anwar akan menjadi andalan Indonesia di kelas 67 kilogram. (kompas.com)

Inilah Nama-Nama Juara Atlet KKI di Piala Mendagri 2009

Posted in WARTA TATAMI with tags on August 8, 2009 by kushinryu

Pada Kejuaraan Nasional Karate Piala Mendagri XIII & Piala Mendiknas II di GOR Saburai, Bandar Lampung, 31 Juli – 2 Agustus 2009, KKI berada di urutan ke-9 dengan perolehan medali: 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu.
Namun, berdasarkan data yang diterima, jumlah atlet KKI yang mewakili Pengcab Forki di wilayahnya berhasil merebut 6 medali emas, 6 perak dan 8 Perungggu. Yang paling membanggakan, , Best Of The Best Junior Putra Piala Mendagri 2009 diraih atlet KKI dari Bandar Lampung Muhammad Jose Rizal.

BERIKUT DAFTAR LENGKAP:
JUARA 1
- Pemula Kumite -35 Kg Putra: Leonardo Davicci Gultom Tarutung, KKI Sulsel
- Junior Kumite -48 Kg Putri: Kristina Tarutung, KKI Sumut
- Junior Kumite -68 Kg Putra: Muhammad Jose Rizal KKI Lampung
- Junior Kumite -76 Kg Putra: Aditya Putra Thaona Denpasar, KKI Bali
- Junior Kumite +76 Kg Putra: Taufiq Akbar Bengkulu, KKI Bengkulu
- Under 21 Kumite -78 Kg Putra: Antoni Sikumbang Seibamban, KKI Sumut

JUARA 2
- Pra Pemula Kumite Kelas Bebas Putra: Windo Putra Pratama KKI Lampung
- Pemula Kumite +40 Kg Putra: Febri Haryanto Tarutung, KKI Sumut
- Cadet Kumite -70 Kg Putra: T Julrio Perdinan Purba T. Tinggi, KKI Sumut
- Junior Kumite -61 Kg Putra: Agung Cahya Wiguna Kotabumi, KKI Lampung
- Under 21 Kumite +60 Kg Putri: Sumiaty Sihotang T. Tinggi, KKI Sumut
- Under 21 Kumite -78 Kg Putra: Tri Wahyu Noer Hidayat Cirebon, KKI Jabar

JUARA 3
- Pra Pemula Kumite Kelas Bebas Putri: Indri Ramadhanti Bdr. KKI Lampung
- Pemula Kumite -30 Kg Putri: Ratu Tria Utari Abdihalimah KKI Jabar
- Cadet Kumite -47 Kg Putri: Marini KKI Sulsel
- Cadet Kumite -57 Kg Putra: M Tarikh Gading Hismatiar KKI Jabar
- Junior Kumite -59 Kg Putri: Yuswinda Eka Puspita KKI Jatim
- Junior Kumite -76 Kg Putra: M. Ardy Zaelani T. Enim, KKI Sumsel Sumsel
- Junior Kata Beregu Putra: KKI Lampung
- Under 21 Kumite -78 Kg Putra: Nico Simaremare KKI Sumut

Banzai! Atlet KKI Lampung Boyong Piala Mendagri

Posted in WARTA TATAMI with tags on August 3, 2009 by kushinryu

BANDAR LAMPUNG, BANZAI - Piala Mendagri yang menjadi lambang supremasi tertinggi karateka nasional yunior, akhirnya kembali dalam pelukan atlet KKI (Kushin Ru M Karate Do Indonesia). Tahun ini, Piala Mendagri, yang berakhir Minggu (2/8), di GOR Saburai, Lampung, diraih Muhammad Jose Rizal, setelah mengalahkan Rangga asal DKI Jakarta (kelas -56 kilogram) dalam duel final.

Jose adalah putra dari mantan atlet nasional KKI Rita Sagala dan Hanibal SH, salah satu pengurus PP-KKI. Jose menjelaskan suksesnya di hadapan suporter tuan rumah tidak lepas dari kegigihan Provinsi Lampung menyiapkan atlet. “Selama sebulan terakhir kami berlatih intensif untuk menghadapi kejurnas ini. Latihan sampai dua kali sehari,” ujar Jose (kelas -68 kilogram) yang berlatih karate sejak kelas 4 SD.

Berdasarkan catatan yang ada, Jose menjadi atlet ketiga dari KKI yang berhasil menorehkan tinta emasnya pada ajang yang menjadi lambang tertinggi karateka yunior di Tanah Air ini. Sebelumnya, penghargaan diraih oleh Eko Hendrawan pada tahun 1994, saat ajang ini masih bernama Piala Rudini. Kemudian, prestasi yang sama disusul Dony Darmawan, atlet KKI asal SUMUT, yang saat ini masih menjadi andalan Indonesia pada kejuaraan-kejuaraan internasional.

Pada ajang kali ini, prestasi yang diraih Jose juga didapat Indah Mogia Angkat. Sementara untuk Piala Mendiknas II yang merupakan lambang supremasi tertinggi karateka nasional kadet direbut oleh M Rizki dan Tifanny Hadi.

Piala Mendagri diperbutkan para karateka yunior (16-17 tahun) yang menjadi juara di kelas mereka masing-masing dalam Kejuaraan Nasional Karate Piala Mendagri XII dan Piala Mendiknas II di Bandar Lampung, Lampung. Para peraih emas di setiap kelas itu diadu untuk mencari karateka terbaik selama kejuaraan berlangsung.

Indah yang membela Sumatera Utara mengaku gembira bisa merebut Piala Mendagri dengan mengalahkan rekan satu provinsinya, Kristina (kelas -48 kilogram). “Senang sekali. Ini merupakan hadiah tidak ternilai buat orang-orang yang selama ini mendukung saya, seperti orang tua saya,” kata Indah yang merupakan juara di kelas +59 kilogram.

M Rizki yang membela Sumut meraih Piala Mendiknas setelah mengalahkan Aqtrie Danasega asal Jawa Barat dalam laga final. Rizki merupakan peraih emas kelas -52 kilogram kadet (14-15 tahun), sedangkan Aqtrie adalah pemenang di kelas -70 kilogram. Tifanny Hadi juga berasal dari Sumut. Pemenang kelas kadet -54 kilogram putri ini menumbangkan Arofi Hadi dari Perguruan Lemkari.

Pada akhir kejuaraan, DKI Jakarta tampil sebagai juara umum dengan 10 emas, 1 perak, dan 9 perunggu. Tim Sumut berada di urutan kedua. Karateka belia provinsi ini mempersembahkan 9 emas, 5 perak, dan 8 perunggu. Jawa Barat melengkapi tiga besar dengan 5 emas, 10 perak, dan 10 perunggu. Tuan rumah Lampung menghuni posisi kesembilan dengan mendapat 1 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.

sumber: kompas.com