Banzai! Atlet KKI Lampung Boyong Piala Mendagri

BANDAR LAMPUNG, BANZAI - Piala Mendagri yang menjadi lambang supremasi tertinggi karateka nasional yunior, akhirnya kembali dalam pelukan atlet KKI (Kushin Ru M Karate Do Indonesia). Tahun ini, Piala Mendagri, yang berakhir Minggu (2/8), di GOR Saburai, Lampung, diraih Muhammad Jose Rizal, setelah mengalahkan Rangga asal DKI Jakarta (kelas -56 kilogram) dalam duel final.

Jose adalah putra dari mantan atlet nasional KKI Rita Sagala dan Hanibal SH, salah satu pengurus PP-KKI. Jose menjelaskan suksesnya di hadapan suporter tuan rumah tidak lepas dari kegigihan Provinsi Lampung menyiapkan atlet. “Selama sebulan terakhir kami berlatih intensif untuk menghadapi kejurnas ini. Latihan sampai dua kali sehari,” ujar Jose (kelas -68 kilogram) yang berlatih karate sejak kelas 4 SD.

Berdasarkan catatan yang ada, Jose menjadi atlet ketiga dari KKI yang berhasil menorehkan tinta emasnya pada ajang yang menjadi lambang tertinggi karateka yunior di Tanah Air ini. Sebelumnya, penghargaan diraih oleh Eko Hendrawan pada tahun 1994, saat ajang ini masih bernama Piala Rudini. Kemudian, prestasi yang sama disusul Dony Darmawan, atlet KKI asal SUMUT, yang saat ini masih menjadi andalan Indonesia pada kejuaraan-kejuaraan internasional.

Pada ajang kali ini, prestasi yang diraih Jose juga didapat Indah Mogia Angkat. Sementara untuk Piala Mendiknas II yang merupakan lambang supremasi tertinggi karateka nasional kadet direbut oleh M Rizki dan Tifanny Hadi.

Piala Mendagri diperbutkan para karateka yunior (16-17 tahun) yang menjadi juara di kelas mereka masing-masing dalam Kejuaraan Nasional Karate Piala Mendagri XII dan Piala Mendiknas II di Bandar Lampung, Lampung. Para peraih emas di setiap kelas itu diadu untuk mencari karateka terbaik selama kejuaraan berlangsung.

Indah yang membela Sumatera Utara mengaku gembira bisa merebut Piala Mendagri dengan mengalahkan rekan satu provinsinya, Kristina (kelas -48 kilogram). “Senang sekali. Ini merupakan hadiah tidak ternilai buat orang-orang yang selama ini mendukung saya, seperti orang tua saya,” kata Indah yang merupakan juara di kelas +59 kilogram.

M Rizki yang membela Sumut meraih Piala Mendiknas setelah mengalahkan Aqtrie Danasega asal Jawa Barat dalam laga final. Rizki merupakan peraih emas kelas -52 kilogram kadet (14-15 tahun), sedangkan Aqtrie adalah pemenang di kelas -70 kilogram. Tifanny Hadi juga berasal dari Sumut. Pemenang kelas kadet -54 kilogram putri ini menumbangkan Arofi Hadi dari Perguruan Lemkari.

Pada akhir kejuaraan, DKI Jakarta tampil sebagai juara umum dengan 10 emas, 1 perak, dan 9 perunggu. Tim Sumut berada di urutan kedua. Karateka belia provinsi ini mempersembahkan 9 emas, 5 perak, dan 8 perunggu. Jawa Barat melengkapi tiga besar dengan 5 emas, 10 perak, dan 10 perunggu. Tuan rumah Lampung menghuni posisi kesembilan dengan mendapat 1 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.

sumber: kompas.com

3 Responses to “Banzai! Atlet KKI Lampung Boyong Piala Mendagri”

  1. Bravo…!

  2. banzai KKI!

  3. The HEART Of KushinRyu Says:

    Thank You Loard !!!!

Leave a Reply