Archive for the WARTA TATAMI Category

Karate Gagal Total!

Posted in WARTA TATAMI with tags on August 8, 2009 by kushinryu

BANGKOK, KOMPAS.com – Karateka Indonesia gagal meraih hasil maksimal pada laga pertama di Asian Martial Arts Games I di Bangkok Thailand, (6/8). Donny Darmawan yang turun di kelas 60 kilogram menyerah 1-2 (5-5) dari karateka asal Kuwait, Qasem Mohammad di babak perempatfinal.

Penampilan Donny melawan Qasem sebenarnya cukup baik dengan gaya oitsuki dan giautsuki. Perlahan namun pasti Donny mendulang angka satu per satu dan membuat keunggulan 5-3.

Petaka terjadi ketika pertandingan tinggal menyisakan 14 detik. Secara bersamaan Donny harus menerima pukulan lawan serta hukuman dari wasit karena dinilai sengaja menghindar dengan mundur.

Akibatnya Qasem diuntungkan dan diberi tambahan dua angka, sehingga kedudukan menjadi 5-5 yang bertahan sampai waktu normal selesai. Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Di awal laga, Donny kembali kecolongan dan bahkan tertinggal 2-0.

Dia baru bisa bangkit dan membuat satu angka saat pertandingan tersisa satu menit. Harapan Donny melaju ke semifinal akhirnya kandas setelah sampai laga usai gagal menambah angka.

Pelatih Karateka Syamsudin merasa kecewa dengan keputusan juri. Menurutnya, Donny tidak layak diganjar pelanggaran karena dia mundur bukan karena menghindar tetapi karena kena pukulan. Saya sang at menyayangkan keputusan juri dan tidak seharusnya Donny kalah. Walau demikian kami tidak akan protes, ujar Syamsudin.

Hasil mengecewakan juga diraih karateka putri Indonesia Dyah Puspitasari. Turun di kelas 50 kilogram, Dyah langsung tersingkir di babak pertama oleh karateka tuan rumah Torrattana Wathana Yanisa dengan skor telak 8-1.

Di cabang karate Indonesia masih menyisakan lima kelas yang empat kelas di antaranya akan dimainkan hari Jumat ini. Juara SEA Games XXIV, Ismail Anwar akan menjadi andalan Indonesia di kelas 67 kilogram. (kompas.com)

Inilah Nama-Nama Juara Atlet KKI di Piala Mendagri 2009

Posted in WARTA TATAMI with tags on August 8, 2009 by kushinryu

Pada Kejuaraan Nasional Karate Piala Mendagri XIII & Piala Mendiknas II di GOR Saburai, Bandar Lampung, 31 Juli – 2 Agustus 2009, KKI berada di urutan ke-9 dengan perolehan medali: 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu.
Namun, berdasarkan data yang diterima, jumlah atlet KKI yang mewakili Pengcab Forki di wilayahnya berhasil merebut 6 medali emas, 6 perak dan 8 Perungggu. Yang paling membanggakan, , Best Of The Best Junior Putra Piala Mendagri 2009 diraih atlet KKI dari Bandar Lampung Muhammad Jose Rizal.

BERIKUT DAFTAR LENGKAP:
JUARA 1
- Pemula Kumite -35 Kg Putra: Leonardo Davicci Gultom Tarutung, KKI Sulsel
- Junior Kumite -48 Kg Putri: Kristina Tarutung, KKI Sumut
- Junior Kumite -68 Kg Putra: Muhammad Jose Rizal KKI Lampung
- Junior Kumite -76 Kg Putra: Aditya Putra Thaona Denpasar, KKI Bali
- Junior Kumite +76 Kg Putra: Taufiq Akbar Bengkulu, KKI Bengkulu
- Under 21 Kumite -78 Kg Putra: Antoni Sikumbang Seibamban, KKI Sumut

JUARA 2
- Pra Pemula Kumite Kelas Bebas Putra: Windo Putra Pratama KKI Lampung
- Pemula Kumite +40 Kg Putra: Febri Haryanto Tarutung, KKI Sumut
- Cadet Kumite -70 Kg Putra: T Julrio Perdinan Purba T. Tinggi, KKI Sumut
- Junior Kumite -61 Kg Putra: Agung Cahya Wiguna Kotabumi, KKI Lampung
- Under 21 Kumite +60 Kg Putri: Sumiaty Sihotang T. Tinggi, KKI Sumut
- Under 21 Kumite -78 Kg Putra: Tri Wahyu Noer Hidayat Cirebon, KKI Jabar

JUARA 3
- Pra Pemula Kumite Kelas Bebas Putri: Indri Ramadhanti Bdr. KKI Lampung
- Pemula Kumite -30 Kg Putri: Ratu Tria Utari Abdihalimah KKI Jabar
- Cadet Kumite -47 Kg Putri: Marini KKI Sulsel
- Cadet Kumite -57 Kg Putra: M Tarikh Gading Hismatiar KKI Jabar
- Junior Kumite -59 Kg Putri: Yuswinda Eka Puspita KKI Jatim
- Junior Kumite -76 Kg Putra: M. Ardy Zaelani T. Enim, KKI Sumsel Sumsel
- Junior Kata Beregu Putra: KKI Lampung
- Under 21 Kumite -78 Kg Putra: Nico Simaremare KKI Sumut

Banzai! Atlet KKI Lampung Boyong Piala Mendagri

Posted in WARTA TATAMI with tags on August 3, 2009 by kushinryu

BANDAR LAMPUNG, BANZAI - Piala Mendagri yang menjadi lambang supremasi tertinggi karateka nasional yunior, akhirnya kembali dalam pelukan atlet KKI (Kushin Ru M Karate Do Indonesia). Tahun ini, Piala Mendagri, yang berakhir Minggu (2/8), di GOR Saburai, Lampung, diraih Muhammad Jose Rizal, setelah mengalahkan Rangga asal DKI Jakarta (kelas -56 kilogram) dalam duel final.

Jose adalah putra dari mantan atlet nasional KKI Rita Sagala dan Hanibal SH, salah satu pengurus PP-KKI. Jose menjelaskan suksesnya di hadapan suporter tuan rumah tidak lepas dari kegigihan Provinsi Lampung menyiapkan atlet. “Selama sebulan terakhir kami berlatih intensif untuk menghadapi kejurnas ini. Latihan sampai dua kali sehari,” ujar Jose (kelas -68 kilogram) yang berlatih karate sejak kelas 4 SD.

Berdasarkan catatan yang ada, Jose menjadi atlet ketiga dari KKI yang berhasil menorehkan tinta emasnya pada ajang yang menjadi lambang tertinggi karateka yunior di Tanah Air ini. Sebelumnya, penghargaan diraih oleh Eko Hendrawan pada tahun 1994, saat ajang ini masih bernama Piala Rudini. Kemudian, prestasi yang sama disusul Dony Darmawan, atlet KKI asal SUMUT, yang saat ini masih menjadi andalan Indonesia pada kejuaraan-kejuaraan internasional.

Pada ajang kali ini, prestasi yang diraih Jose juga didapat Indah Mogia Angkat. Sementara untuk Piala Mendiknas II yang merupakan lambang supremasi tertinggi karateka nasional kadet direbut oleh M Rizki dan Tifanny Hadi.

Piala Mendagri diperbutkan para karateka yunior (16-17 tahun) yang menjadi juara di kelas mereka masing-masing dalam Kejuaraan Nasional Karate Piala Mendagri XII dan Piala Mendiknas II di Bandar Lampung, Lampung. Para peraih emas di setiap kelas itu diadu untuk mencari karateka terbaik selama kejuaraan berlangsung.

Indah yang membela Sumatera Utara mengaku gembira bisa merebut Piala Mendagri dengan mengalahkan rekan satu provinsinya, Kristina (kelas -48 kilogram). “Senang sekali. Ini merupakan hadiah tidak ternilai buat orang-orang yang selama ini mendukung saya, seperti orang tua saya,” kata Indah yang merupakan juara di kelas +59 kilogram.

M Rizki yang membela Sumut meraih Piala Mendiknas setelah mengalahkan Aqtrie Danasega asal Jawa Barat dalam laga final. Rizki merupakan peraih emas kelas -52 kilogram kadet (14-15 tahun), sedangkan Aqtrie adalah pemenang di kelas -70 kilogram. Tifanny Hadi juga berasal dari Sumut. Pemenang kelas kadet -54 kilogram putri ini menumbangkan Arofi Hadi dari Perguruan Lemkari.

Pada akhir kejuaraan, DKI Jakarta tampil sebagai juara umum dengan 10 emas, 1 perak, dan 9 perunggu. Tim Sumut berada di urutan kedua. Karateka belia provinsi ini mempersembahkan 9 emas, 5 perak, dan 8 perunggu. Jawa Barat melengkapi tiga besar dengan 5 emas, 10 perak, dan 10 perunggu. Tuan rumah Lampung menghuni posisi kesembilan dengan mendapat 1 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.

sumber: kompas.com

Peserta Piala Mendagri Harus Sportif! Wasitnya?

Posted in 1, WARTA TATAMI with tags on July 31, 2009 by kushinryu

Bandarlampung, – Menteri Dalam Negeri Mardiyanto meminta para peserta Kejuaraan Nasional Karate Junior di Bandarlampung, untuk menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung pada 31 Juli-2 Agustus 2009.

“Jaga sportivitas,” kata Mardiyanto ketika membuka Kejuaraan Nasional Karate Junior yang diikuti 1.500 atlet dari seluruh Tanah Air yang memperebutkan Piala Mendagri ke-13 serta Piala Mendiknas ke-2 di Bandarlampung, Jumat.

Pada acara pembukaan Kejurnas itu, Mendagri Mardiyanto didampingi Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Hendardji Soepandji. Pada Acara pembukaan tersebut, Ketua Umum PB Forki Luhut Panjaitan berhalangan hadir.

Mendagri mengatakan, tujuan Kejurnas itu adalah untuk melahirkan karateka-karateka muda yang sportif, kreatif, cerdas, serta bersikap ksatria. “Kejurnas ini adalah untuk melahirkan atlet-atlet karateka yang sportif, kreatif, ksatria serta cerdas,” kata Mardiyanto yang juga didampingi Gubernur Lampung Sjachroedin ZP serta Kepala Pusat Penerangan/Juru Bicara Depdagri Saut Situmorang.

Kejurnas yang diikuti 1.500 atlet itu terbagi dalam beberapa kategori antara lain kelompok usia dini, kelompok pra pemula, kelompok pemula, junior serta cadet.

Dalam kesempatan itu, Mendagri menyampaikan terimakasih kepada para gubernur yang telah membantu pengiriman atlet dari daerahnya masing-masing.

Para karateka itu datang dari berbagai daerah mulai dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Papua, DKI Jakarta, Jawa Barat, Gorontalo, Maluku, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Kepulauan Riau, serta tuan rumah Provinsi Lampung.

Acara pembukaan Kejurnas itu berlangsung di Gelanggang Olah Raga (GOR) Saburai Enggal, Bandarlampung. Ant

Mendagri Pastikan Buka Kejuaraan Karate Piala Mendagri

Posted in WARTA TATAMI with tags on July 29, 2009 by kushinryu

Bandarlampung, ANTARA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto akan membuka Kejuaraan Nasional Karate Junior Piala Mendagri XIII dan Piala Mendiknas II tahun 2009, di GOR Saburai Enggal, Kota Bandarlampung, Jumat (31/7).

Ketua Umum Panitia Pelaksana Kejurnas Karate Piala Mendagri XIII dan Piala Mendiknas II tahun 2009, Eddy Sutrisno, mengatakan, di Bandarlampung, Rabu, sudah ada kepastian bahwa Mendagri akan membuka secara langsung acara itu.

Eddy Sutrisno yang juga Wali Kota Bandarlampung itu juga menjelaskan bahwa persiapan Kejurnas yang akan diikui peserta dari 33 provinsi itu sudah rampung sekitar 80 persen. “Guna lebih memantapkan persiapan agar setidaknya 90 persen, masih akan dilakukan geladi resik upacara pembukaan kejurnas di tempat yang sama pada Kamis (30/7) pukul 13.00 WIB,” katanya.

Sekretaris Panitia Kejurnas, Hannibal, menjelaskan, pihaknya terus melakukan evaluasi kepanitiaan dan memantapkan persiapan, serta melaporkan setiap perkembangannya ke PB FORKI.

Hannibal yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandarlampung itu menjelaskan, sekitar 1.500 atlet karate dari 33 provinsi akan mengikuti kejurnas itu. “Jumlah atlet saja sekitar 1.500-an, kalau bersama offisial bisa 2.000-an lebih, belum lagi panitia dan wasit,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa para atlet dari berbagai daerah itu sudah mulai berdatangan di Kota Bandarlampung. “Sampai dengan Rabu siang, sudah ada sekitar 1.000-an yang tiba di kota Bandarlampung,” katanya.

Ia juga menambahkan, selain panitia melakukan persiapan, juga telah dilakukan penataran wasit dan juri yang akan memimpin jalannya kejuaraan.

Sebanyak 250 wasit dan juri yang mewakili berbagai daerah di Indonesia, mengikuti penyegaran yang berlangsung dua hari, 28-29 Juli 2009.

Kejuaraan Nasional Karate Piala Mendagri XIII dan Mendiknas II itu akan mempertandingkan enam kategori, tiga di antaranya merupakan kategori baru.

Bidang Acara dan Humas Panitia Kejurnas Karate Piala Mendagri dan Mendiknas 2009, Pajri, mengatakan, keenam kategori itu adalah usia dini, pra-pemula, pemula, cadet, junior, dan U-21 tahun.

IBUNDA ZUL WAFAT, ALIBASYAH CUP III DIUNDUR

Posted in SISI LAIN, WARTA TATAMI with tags on July 15, 2009 by kushinryu

bird-flying-freeJAKARTA, BANZAI–Kabar duka datang dari keluarga besar KKI Bekasi. Ibunda dari Sempai Zulkarnaen Siregar dan Machdar Alfian –keduanya pelatih KKI Bekasi–telah meninggal dunia pada Rabu (15/7) dini hari di usia 76 tahun. Kami keluarga besar KKI Cabang Kopo mengaturkan belasungkawa atas kepergian ibunda tercinta. Semoga amal ibadah beliau diteima Allah SWT. Kepada yang ditinggalkannya, semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan.

Mengingat masih dalam suasana berkabung, kami sampaikan pula bahwa Kejuaraan Karate KKI Alibasyah Cup III, yang sedianya digelar 18-19 Juli nanti terpaksa ditunda untuk sementara waktu. Informasi jadwal kejuaraan selanjutnya akan diberitahukan kemudian melalui blog Banzai KKI ini.

Demikian informasi kami sampaikan. Harap maklum. Atas perhatiannya kami haturkan terima kasih.

BEKASI TUAN RUMAH ALIBASYAH CUP III

Posted in WARTA TATAMI with tags on June 8, 2009 by kushinryu

Kejuaraan karate antar-Dojo KKI se-Jabar Alibasyah Cup kembali digelar untuk ketiga kalinya. Kali ini, Dojo Bekasi, yang pernah menjadi Juara Umum di ajang yang sama dua tahun lalu, menjadi Tuan Rumah kejuaraan Alibasyah Cup 2009. Berikut informasi Kejuaraan.

PENYELENGGARA KEGIATAN
Kegiatan ini diselenggarakan Pengurus Cabang KKI Bekasi

PIALA DAN PENGHARGAAN
1. Piala Bergilir “Alibasyah Cup III”
2. Piala Tetap “Alibasyah Cup III”
3. Piala dan Piagam untuk Juara per Kelas

PESERTA KEGIATAN
Peserta kegiatan ini adalah pelajar, mahasiswa dengan batas umur dan diperkirakan berjumlah 300 atlet yang berasal dari seluruh Pengcab KKI Se-Jawa Barat.

KETENTUAN UMUM PESERTA
1. Peserta kejuaraan adalah atlet Pengcab KKI Se-Jawa Barat.
2. Setiap peserta hanya diperkenankan mewakili satu kontingen.
3. Setiap kontingen dapat mengirimkan maksimal 4 atlet setiap kelasnya,
serta 1 tim beregu kecuali tuan rumah.
4. Penambahan peserta pada saat pertandingan tidak dapat diterima dengan
alasan apapun.
5. Apabila jumlah peserta kurang dari 3 atlet, maka kelas tersebut tidak
akan dipertandingkan.
6. Syarat Administrasi Peserta :
a. Mengisi Formulir Pendaftaran sesuai dengan kelas yang diikuti.
b. Foto Copy Akte Kelahiran (Akte Kelahiran Asli dibawa saat pendaftaran)
c. Pas Foto Terbaru 3 x 4 = 2 Lembar (untuk Atlet dan Official)
d. Melampirkan Surat Keterangan Sehat Terbaru dari Dokter/RS/Puskesmas.
7. Biaya Pendaftaran
a. Biaya Pendaftaran Kontingen : Rp. 150. 000 ,-
b. Biaya Pendaftaran Kumite/Kata Perorangan : Rp. 50. 000 ,-
c. Biaya Pendaftaran Kumite/Kata Beregu : Rp. 100. 000 ,-
8. Kesehatan
a. Tim kesehatan akan dipimpin dokter yang telah ditunjuk panitia
b. Dokter pertandingan berhak menentukan boleh tidaknya atlet melanjutkan atau mengikuti pertandingan sesuai dengan pemeriksaan dan mengantarkan ke Rumah Sakit rujukan yang ditunjuk.

WAKTU DAN PELAKSANAAN
1. Pendaftaran dilaksanakan pada :
Tanggal : 13-17 Juli 2009
Waktu : 08.00 – 16.00 WIB
Tempat : Harapan Indah Club (Tabloid Harapan Indah)
Contact Person : 1. Ibnu 0856 786 1289
2. Erna 0813 8913 4613
2. Timbang Badan dan Technical Meeting dilaksanakan pada :
Tanggal : 17 Juli 2009
Waktu : 08.00 – 20.00 WIB
Tempat : Kampus Universitas Darma Persada
Jl Taman Malaka Selatan No 1 Radin Inten II
(Terusan Casablanca) Pondok Kelapa Jakarta Timur 13450
3. Pelaksanaan Pertandingan
Tanggal : 18-19 Juli 2009
Waktu : 08.00 – 20.00 WIB
Tempat : Kampus Universitas Darma Persada
Jl Taman Malaka Selatan No 1 Radin Inten II
(Terusan Casablanca) Pondok Kelapa Jakarta Timur 13450

KETENTUAN PERTANDINGAN
1. Sistem Pertandingan
a. Pertandingan menggunakan sistem gugur.
b. Perwasitan menggunakan peraturan terbaru dari WKF.
c. Untuk nomor Kata Beregu wajib menggunakan Bunkai saat Final.

2. Kelas yang dipertandingan

a. Pra Pemula A (Usia 8 s/d 9 Tahun) Batasan Usia : 1 Agustus 2000 s/d 31 Juli 2002
Putra Putri

Kata Perorangan Kata Perorangan

b. Pra Pemula B (Usia 10 s/d 11 Tahun) Batasan Usia : 1 Agustus 1998 s/d 31 Juli 2000
Putra Putri

Kata Perorangan Kata Perorangan
Kumite – 25 Kg Kumite – 25 Kg
Kumite – 30 Kg Kumite – 30 Kg
Kumite + 30 Kg Kumite + 30 Kg

c. Pemula (Usia 12 s/d 13 Tahun) Batasan Usia : 1 Agustus 1996 s/d 31 Juli 1998

Putra Putri
Kata Perorangan Kata Perorangan
Kumite – 35 Kg Kumite – 35 Kg
Kumite – 40 Kg Kumite – 40 Kg
Kumite + 40 Kg Kumite + 40 Kg
Kumite Beregu Kumite Beregu

d. Kadet (Usia 14 s/d 15 Tahun) Batasan Usia : 1 Agustus 1994 s/d 31 Juli 1996

Putra Putri
Kata Perorangan Kata Perorangan
Kumite – 52 Kg Kumite – 47 Kg
Kumite – 57 Kg Kumite – 54 Kg
Kumite – 63 Kg Kumite + 54 Kg
Kumite – 70 Kg
Kumite + 70 Kg
Kumite Beregu Kumite Beregu

d. Junior (Usia 16 s/d 17 Tahun) Batasan Usia : 1 Agustus 1992 s/d 31 Juli 1994

Putra Putri
Kata Perorangan Kata Perorangan
Kata Beregu Kata Beregu
Kumite – 55 Kg Kumite – 48 Kg
Kumite – 61 Kg Kumite – 53 Kg
Kumite – 68 Kg Kumite – 59 Kg
Kumite + 76 Kg Kumite + 59 Kg
Kumite + 76 Kg

e. Under 21 (Usia 18 s/d 20 Tahun)
Batasan Usia : 1 Agustus 1996 s/d 31 Juli 1998

Putra Putri
Kata Perorangan Kata Perorangan
Kata Beregu Kata Beregu
Kumite – 68 Kg Kumite – 53 Kg
Kumite – 78 Kg Kumite – 60 Kg
Kumite + 78 Kg Kumite + 60 Kg

3. Ketentuan Teknis
a. Peserta kejuaraan wajib membawa dan menggunakan Hand Protector,
Leg Protector, Shin Pad, Body Protector, Head Protector, dan Gum Shield.
b. Membawa sabuk pertandingan (merah dan biru)

c. Semua peserta wajib menggunakan lambang perguruan KKI.
d. Selama pertandingan berlangsung segala bentuk protes yang menyangkut
keputusan wasit / juri ditiadakan.
e. Pertandingan akan dipimpin wasit / juri KKI Jawa Barat.
f. Sanksi dan Diskualifikasi bila :
1. Tidak terdaftar dalam formulir pendaftaran peserta.
2. Berat badan tidak sesuai dengan kelas yang diikuti.
3. Usia melebihi batas ketentuan atau melakukan pemalsuan data peserta
4. Melanggar peraturan pertandingan sesuai dengan hasil kesepakatan
pada Technical Meeting serta hasil evaluasi pengawas pertandingan.
5. Peserta atau Tim yang membuat keributan dan keonaran di dalam
maupun di luar arena pertandingan akan didiskualifikasi mendapat hukuman Shikaku dan semua piala dan juara yang sudah diraih sebelumnya akan ditarik kembali dan tidak diperkenankan mengikuti pertandingan berikutnya.
6. Segala hal yang menyangkut teknis pertandingan akan dibicarakan
dalam Technical Meeting.

4. Ketentuan Juara
a. Juara I,II,III akan mendapatkan Piala dan Piagam.
b. Juara Umum akan mendapatkan Piala Bergilir.
c. Juara Umum 3 kali berturut-turut akan mendapatkan Piala Tetap.
d. Penentuan Juara Umum berdasarkan perolehan medali emas terbanyak.

KESEHATAN
Panitia hanya menyediakan P3K di tempat pertandingan. Jika terjadi cidera berat panitia akan menunjuk rumah sakit rujukan, segala biaya yang timbul menjadi tanggung jawab manajer tim yang bersangkutan.

TRANSPORTASI DAN AKOMODASI
 Panitia tidak menyediakan transportasi selama pertandingan dari penginapan ke tempat pertandingan.
 Panitia hanya memberi informasi hotel/penginapan dan harga kamar sekitar tempat pertandingan.

Untuk informasi kejuaraan dapat menghubungi (contact person) :
Sdr. Ibnu Hp. 0856 7861 289 email : ibib_nunu@yahoo.com
Sdr. Sari Hp. 0856 1855 812 email : e_ph4nk@yahoo.com
Sdr. Bastian Hp. 0899 8922 742 email : bastian_coy@yahoo.com
Sdr Reza Aulia Hp. 0899 690 9985 email : r3z4_15@yahoo.co.id

XIV. PENUTUP
Demikian Proposal Kejuaraan Karate “ Alibasyah Cup III ” bertempat di Kampus Universitas Darma Persada (UNSADA) pada 18-19 Juli 2009 ini disampaikan sebagai gambaran umum penyelenggaraan kejuaraan dan menjadi acuan dan panduan peserta.

Bekasi, 17 Mei 2009
PANITIA PELAKSANA
KEJUARAAN KARATE “ ALIBASYAH CUP III ”
17 – 19 JULI 2009

Bastian Hardi Reza Aulia
Ketua Panitia Sekretaris

Mengetahui
Pengurus Cabang KKI Bekasi

Ir. Machdar Alfian
Ketua Umum

KATAKAN TIDAK UNTUK SABUK HITAM “IDOL”!

Posted in WARTA TATAMI with tags on June 8, 2009 by kushinryu

BANDUNG, BANZAI – Sejumlah senior KKI Dojo Kopo, dan para senior Dojo Binaannya meliputi wilayah– Kab. Bandung, Bandung Barat, Cikampek, Pangalengan, Ciwidey, Cililin, Bekasi, Depok, Tanggerang–telah sepakat untuk menolak adanya keistimewaan kenaikan DAN kepada Cabang Khusus. Dalam pertemuan yang dilangsungkan di Dojo Kopo, Sabtu (6/6) mereka sepakat untuk tidak mengikutsertakan anak didiknya di ajang tersebut. Langkah ini diambil sebagai bentuk penolakan atas kebijakan yang dinilai akan merusak tatanan dan citra aliran Kushin Ryu di masa yang akan datang. Berikut isi surat penolakan tersebut:

SIKAP PENOLAKAN
ATAS PENYELENGGARAAN GASSHUKU DAN UJIAN DAN NASIONAL
KUSHIN RYU M KARATE-DO INDONESIA (KKI)
WILAYAH II TANGGAL 13-14 JUNI 2009

DASAR : 1. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KKI
2. Hasil rapat para senior KKI Cabang Kopo dan binaannya, tanggal 6 Juni 2009.

Sehubungan dengan surat undangan nomor 13/pengcab/KKI-JBR/IV/2009, perihal pelaksanaan ujian DAN Nasional, bagi siswa Secarcab Infantri, dengan ini kami dari Pengurus Cabang Kopo dan Dojo Binaannya menyatakan SIKAP PENOLAKAN dan TIDAK AKAN MENGIRIMKAN ANGGOTANYA pada pelaksanaan Ujian DAN yang akan dilaksanakan di Mako Pusat Pendidikan Infantri/Pusat Kesenjataan Infantri, Jalan Supratman No-60, Bandung.

Adapun penolakan tersebut berdasarkan pada:
1. Selama berdirinya KKI sejak 1966, kami tidak pernah mengenal adanya Cabang Khusus, yang memberikan keistimewaan kepada siswanya untuk diprioritaskan dalam kenaikan tingkat DAN melalui program latihan singkat selama 6 Bulan. (Setingkat pemula Kyu 6).

2. Dalam proposal undangan pelaksanaan Gasshuku dan Ujian DAN, tidak mencantumkan susunan kepanitian yang jelas.

3. Pelaksanaan Ujian DAN yang diselenggarakan di Cabang Khusus, secara rutin dan telah dilaksanakan tiga kali berturut-turut (2007-2009), kami anggap telah menyalahi prosedur standarisasi kenaikan tingkat berdasarkan kurikulum sesuai dengan AD/ART, yang dijabarkan dalam prosedur tetap (protap) KKI Jabar, serta tertuang dalam persyaratan peserta ujian kenaikan Tingkat DAN sesuai proposal undangan nomor: 13/pengcab/KKI-JBR/IV/2009, yakni peserta ujian DAN minimal telah menyandang KYU 1 selama 2 tahun.

4. Perlakuan istimewa terhadap Cabang Khusus terkait kenaikan ujian tingkat DAN, telah menimbulkan kecemburuan di kalangan siswa/anggota KKI yang telah melakukan latihan sesuai kurikulum yang berlaku.

5. Berdampak besar pada rusaknya tatanan/sistem, kualitas dan kewibawan aliran KKI/Kushin Ryu di seluruh nusantara.

6. Kami mengkhawatirkan pelaksanaan ujian Tingkat DAN yang sangat singkat dan dilakukan secara rutin tersebut, bukan semata-mata untuk membina dan mencetak calon pimpinan/pelatih yang berkualitas, tapi sekedar dijadikan “proyek” oleh oknum pengurus KKI, dengan menjadikan Jawa Barat sebagai ladang untuk mengeruk keuntungan semata.

7. Pengurus Cabang KKI Kopo dan binaannya mendesak agar pengurus KKI Jawa Barat mencabut “fasilitas istimewa” terhadap Cabang Khusus, terutama mengenai kenaikan Tingkat DAN dan mengembalikannya sesuai aturan dan sistem yang berlaku, demi kewibawaan aliran KKI/Kushin Ryu.

BANDUNG, 7 JUNI 2009
Ketua Pengurus Cabang Kopo & Penasehat Teknik Pengprov KKI Jabar

ttd

H. Sofyan Hambally
DAN VI KARATE-DO Int.

Tembusan disampaikan kepada Yth:
1. Sokke Horyu Matsuzaki
2. Ketua Umum PP-KKI
3. Ketua Dewan Guru PP KKI & Ketua DG Pengprov Jabar
4. Ketua Sabuk Hitam PP-KKI
5. Binpres KKI Pusat
6. Ketua Dewan Guru KKI di Seluruh Indonesia
7. Ketua Pelaksana Ujian DAN, Letkol Inf. Dwi Bagus
8. Ketua Cabang Binaan Dojo KKI Kopo

TIGA KATEGORI BARU DI PIALA MENDAGRI

Posted in WARTA TATAMI on May 28, 2009 by kushinryu

180507 Gani Kurniawan-Karate 021BANDARLAMPUNG, BANZAI - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) karate Piala Mendagri XIII dan Mendiknas II di Bandarlampung 2009 akan mempertandingkan enam kategori, tiga di antaranya merupakan katagori baru sehingga menuntut panitia lebih siap dan banyak peserta.

Bidang Acara dan Humas Panitia Kejurnas karate Piala Mendagri dan Mendiknas 2009, Pajri, megatakan, di Bandarlampung, Selasa, keenam kategori itu adalah usia dini, pra-pemula, pemula, kadet, yunior, dan U-21 tahun.

“Dari enam katagori itu tiga di antaranya merupakan kategori baru yang sebelumnya belum pernah dipertandingkan, yaitu kategori usia dini, pra-pemula, dan U-21 tahun,” katanya.

Pajri sendiri yang di Pengprov FORKI Lampung membidangi masalah pertandingan menjelaskan, dengan adanya tambahan tiga kategori baru itu, di mana masing-masing katagori juga masih terbagi dalam kelas yakni kumite dan kata, maka dipastikan akan lebih rumit.

“Dengan adanya penambahan tiga kategori baru itu persiapan panitia jelas harus lebih banyak dan lebih baik, begitu juga jumlah pesertanya menjadi jauh bertambah,” katanya.

Karena itu, kata Pajri lebih lanjut, pihak panitia sedang terus melakukan persiapan secara maksimal, baik secara teknis penyelenggaraan pertandingan maupun acaranya itu sendiri.

Pengurus Provinsi FORKI Lampung telah resmi melakukan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) bagi 172 karateka putra dan putri terbaiknya, menghadapi Kejuaraan Nasional karate Piala Mendagri XIII dan Mendiknas II di Bandarlampung 2009 itu.

Peresmian pembukaan Pelatda itu dilakukan oleh Ketua Umum Pengprov FORKI Lampung, Rachmat Abdullah, didampingi Ketua Hariannya, Hannibal, di GOR Saburai Bandarlampung, Minggu (17/5) lalu.

Kejurnas Karate Junior Piala Mendagri dan Mendiknas akan berlangsung di Kota Bandarlampung, 31 Juli sampai dengan 2 Agustus 2009, akan diikuti sekitar 3.000 atlet dari seluruh provinsi di Indonesia.

Ketua Umum Pengprov FORKI Lampung, Rachmat Abdullah, yang juga mantan Sekda Provinsi Lampung menilai event Kejurnas karate Pila Mendagri XIII dan Piala Mendiknas II tahun 2009 itu memiliki keistimewaan tersendiri bagi Provinsi Lampung.

Hal itu, karena selain menjadi peserta, Lampung juga menjadi tuan rumah, sehingga harus sama-sama bisa disukseskan. “Sebagai tuan rumah tentunya kita harus bisa menjadi tuan rumah yang baik. Apalah artinya juara bagi kita apabila kita gagal sebagai tuan rumah, kita ingin sukses prestasi dan sukses penyelenggaraan,” katanya. (ANT)

Di Hari Pertama, Dojo Kopo Raih 11 Emas

Posted in WARTA TATAMI with tags on May 10, 2009 by kushinryu

Diva

Diva

BANDUNG, BANZAI – Dojo KKI Kopo berhasil menyapu bersih nomor KATA, yang dipertandingkan pada hari pertama Kejuaraan Karate se-Bandung Raya, Buchori CUP I memperebutkan Piala Walikota Bandung di GOR Istiqomah, Bandung, 9 Mei 2009.

Novel Bajri, Ketua Tim Manajer KKI Kopo mengatakan, Dojo Kopo berhasil mengumpulkan 11 Emas, 7 Perak, 3 Perunggu. Perolehan medali yang diraih anak didiknya didapat dari seluruh nomor KATA, baik perorangan maupun beregu. “Kita berharap pada hari kedua, kita akan mengumpulkan medali dari nomor kumite. Peluang untuk menambah perolehan medali sangat terbuka,” katanya.

Atlet senior yang juga mantan atlet nasional Jawa Barat, Cucun Mulyana dan Aat Tezamahlia, berhasil menyumbangkan emas pertama lewat nomor Kata Perorangan Putra kelas Veteran usia 40 tahun. Di kelas putra, Cucun berhasil mengungguli karateka senior dari Dojo Supratman, Aep.

Dominasi Dojo KKI Kopo juga terjadi pada nomor kata beregu. Diva-Alika-Denia, berhasil menyumbangkan medali di nomor kata beregu usia pembinaan. Kemenangan tersebut disusul pula oleh Aderia Cs (Dini dan Ilayanti), yang berhasil menyumbangkan emas di nomor kata beregu kadet. Sementara di nomor kata perorangan, emas untuk Dojo Kopo disumbangkan karateka yunior Nanang, Bayu dan Dendi Sarosa di nomor Kadet. “Kami yakin anak-anak Kopo akan mendulang emas kembali di hari kedua,” ujar asisten pelatih Dadah Rosadah.

Pada hari kedua, akan dipertandingkan nomor kumite baik yunior maupun senior.
Kejuaraan Buchori Cup I digagas Dojo Supratman, yang merupakan cabang binaan mendiang Sensei Buchori HW (DAN VI Karate-Do Int). Kejuaraan tersebut digelar sebagai bentuk hormat murid-murid beliau atas usahanya mengembangkan KKI baik di Jawa Barat maupun di seluruh Indonesia.

Sensei Buchori merupakan salah satu murid langsung Soke Matsuzaki yang tergabung dalam PASSUS (Pasukan Khusus) KKI I. Semasa hidupnya, beliau pernah ikut serta dalam pembentukan PORKI (persatuan Olah Raga Karate Indonesia), yang kemudian berganti nama menjadi FORKI (Federasi Olah Raga Karate Indonesia). Selain pernah menjabat Ketua Dewan Guru KKI Jabar, beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Guru PP-KKI. (zallu)